Blog ini khusus berisikan tentang materi-materi kuliah saya di Universitas Swadaya Gunung Jati (UNSWAGATI) Cirebon jurusan Manajemen, :)
Semoga yang saya tulis disini bermanfaat bagi kalian yang baca ya.. Meskipun banyak yang COPAS, paling engga ada usahanya.. haha.. :D
Secara aku baru belajar, doain ya guys.. :)
Blog ini khusus berisikan tentang materi-materi kuliah saya di Universitas Swadaya Gunung Jati (UNSWAGATI) Cirebon jurusan Manajemen, :)
Semoga yang saya tulis disini bermanfaat bagi kalian yang baca ya.. Meskipun banyak yang COPAS, paling engga ada usahanya.. haha.. :D
Secara aku baru belajar, doain ya guys.. :)

Sabtu, 27 Oktober 2012

Penentuan Tingkat Kegiatan Ekonomi



Negara : Pandangan Klasik dan Keynes

1. Pandangan Klasik
Supply dengan sendirinya menciptakan D (permintaan)
Menurut klasik : dalam suatu perekonomian yang diatur mekanisme pasar, tingkat penggunaan tenaga kerja penuh ( full employment ) akan selalu tercapai.
Pandangan ini di dasarkan pada keyakinan bahwa dalam perekonomian tidak pernah terdapat kekurangan permintaan . apabila para produsen menaikan produksi mereka / menciptakan jenis-jenis barang yang baru , maka dalam perekonomian akan selalu berwujud permintaan terhadap barang2 tersebut . maka didalam perekonoman umumnya tidak pernah berlaku kekurangan D.
Keyakinan ahli ekonomi klasik bahwa S akan selalu menciptakan D dapat dilihat dengan jelas dari pandangan Babtisse Say “ supply creates it’s own demand “  menurut pandangan nya dama setiap perekonomian jarang sekali terdapat masalah kelebihan produksi masalah kelebihan produksi adalah masalah sementara karena mekanisme pasar akan membuat penyesuaian didalam suau perekonomian sering sekali terjadi keadaan dimana jumlah keseluruhan barang2 dalam perekonomian  ( S agregat ) pada penggunaanya tenaga kerja penuh, akan selalu dibagi oleh keseluruhan D (D agregat ) terhadap barang2 tersebut yang sama besarnya , oleh karena itu kekurangan D tidak akan berlaku.

2. Pandangan KEYNES
Pada hakekatnya analisa ini berpendapat bahwa tingkat kegiatan ekonomi suatu negara tentukan oleh besarnya D efektif.
-          Permintaan yang disertakan oleh kemampuan untuk membayar barang2 dan jasa yang terjadi dalam perekonomian.
Bertambah besarnya permintaan (D) efektif yang terjadi dalam perekenomian bertambah besar  pada tingkat produksi yang aka di capai oleh sektor perusahaan . keadaan ini dengan sendirinya akan menyebabkan dalam tingkat kegunaan ekonomi dan penggunaan faktor2 produksi.

FLEKSIBILITAS TINGKAT UPAH
                Asumsi : apabila terjadi pengangguran , mekanisme pasar akan menciptakan penyesuaian2 didalam pasar tenaga kerja sehingga akhirnya pengangguran dapat di hapuskan.

KRITIK KEYNES TERHDAP TEORI KLASIK
1.       Penggunaan tenaga kerja penuh tidak selalu dicapai
ð  Pada tahun 1920an terjadi kekuranag permintaan agregat yang merupakan simbol dari pengangguran dan kemunduran perekonomian.
Disini analisis klasik mengabaikan permintaan agreat yang retjadi dalampereknomian dan perubahan2  D agregat kepad : tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan penggunaan tenaga kerja yang lebih menetukan segi penawaran (S)
2.       Besarnya tabungan bukan ditentukan oleh tingkat bunga tetapi oleh besar kecilnya tingkat pendapaan rumah tangga selain 4 bunga , keadaan konomi masa kini , ramlan perkembangan masa depan dan luas perkembangan teknologi mempengaruh l .

Tingkat Upah dan Tingkat Kegiatan  Ekonomi negara
                Kelemahan klasik dalam analisisnya mengenai tenaga kerja upah yang dapat mengalami perubahan yang akan menjamin tenaga kerja penggunaan tingkat kegiatan penuh menurut Keynes mempunyai kelemahan . kelemahan tersebut bersumber pada analisis keseimbangan sebagian atau partial equilibrium analysis didlama menganalisis sesuatu masalah makro ekonomi .

PANDANGAN KEYNES MENGENAI PENENTUAN KEGIAAN EKONOMI NEGARA
è D
Analisisnya : tingkat kegiatan ekonomi negara ditentukan oleh besar kecilnya permintaan efektif . permintaan yang disertai oleh daya beli terhadap barang2 dan jasa yang diminta yang terjadi dalam perekonomian.

Analis jangka pendek

Asumsi : kemampuan faktor2  produksi tidak mengalami perubahan .

                Dengan demikian tingkat pnggunaan tenaga penuh (FE) atau pengguna akan terjadi dalam perekonomian terganung pada sampai dimana besarnya D efektif yang trjadi dalam perekonomian makin besar D efektif, makin kecil jurang di antara tingkat kegiatan ekonomi yang tercapai penuh dengan ekonomi kegiatan pada tingkat FE juga pengangguran akan bertambah kecil.

Kesimpulan :  Pandanga n Klasik
Dalam perekonomian akan selalu tercapai tingkat pengangguran tenaga (FE) dan tidak akan terjadi kelebihan produksi maupun kekurangan D, karena mekanisme pasar akan bekerja secara otomatis  dengan mengadakan penyesuaian. Tingkat ekonomi ditentukan oleh jumlah dan mutudari faktor2 produksi yang tersedia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar